Showing posts with label Spesial Indonesia. Show all posts

57 Ribu Ton Emas Utang Amerika Pada Indonesia

 
The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva pada 14 November 1963.

Jakarta – KabarNet: Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.
Perjanjian “The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963.

Inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.

Perjanjian itu bernama “Green Hilton Memorial Agreement Geneva”. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).

Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.

Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.

Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya.

Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan.

Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika.

Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.

Asal Mula Perjanjian “Green Hilton Memorial Agreement”

Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.

Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia. Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.

Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry.

Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International.

Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). Ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang.

Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden Kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas.

Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika. Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFK yang memberi kuasa penuh kepada Departemen Keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve)

Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden Kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian Kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga Keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. Keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.

Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement. Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.

Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Philipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika, tetapi juga berhadapan dengan kepentingan Yahudi bahkan kabarnya ada kepentingan dengan Vatikan. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai Ribuan Trilyun Dollar. [KbrNet/Slm]

















 
Source: Gambar/lintasgaul.blogspot.COM

6 Jenis Batik Indonesia


1. Batik Kraton
Batik Kraton awal mula dari semua jenis batik yang berkembang di Indonesia. Motifnya mengandung makna filosofi hidup. Batik-batik ini dibuat oleh para putri kraton dan juga pembatik-pembatik ahli yang hidup di lingkungan kraton. Pada dasarnya motifnya terlarang untuk digunakan oleh orang “biasa” seperti motif Parang Barong, Parang Rusak termasuk Udan Liris, dan beberapa motif lainnya.

2. Batik Sudagaran
Motif larangan dari kalangan keraton merangsang seniman dari kaum saudagar untuk menciptakan motif baru yang sesuai selera masyarakat saudagar. Mereka juga mengubah motif larangan sehingga motif tersebut dapat dipakai masyarakat umum. Desain batik Sudagaran umumnya terkesan “berani” dalam pemilihan bentuk, stilisasi atas benda-benda alam atau satwa, maupun kombinasi warna yang didominasi warna soga dan biru tua. Batik Sudagaran menyajikan kualitas dalam proses pengerjaan serta kerumitan dalam menyajikan ragam hias yang baru. Pencipta batik Sudagaran mengubah batik keraton dengan isen-isen yang rumit dan mengisinya dengan cecek (bintik) sehingga tercipta batik yang amat indah.

3. Batik Petani
Batik yang dibuat sebagai selingan kegiatan ibu rumah tangga di rumah di kala tidak pergi ke sawah atau saat waktu senggang. Biasanya batik ini kasar dan kagok serta tidak halus. Motifnya turun temurun sesuai daerah masing-masing dan batik ini dikerjakan secara tidak profesional karena hanya sebagai sambilan. Untuk pewarnaan pun diikutkan ke saudagar.

4. Batik Belanda
Warga keturunan Belanda banyak yang tertarik dengan batik Indonesia. Mereka membuat motif sendiri yang disukai bangsa Eropa. Motifnya berupa bunga-bunga Eropa, seperti tulip dan motif tokoh-tokoh cerita dongeng terkenal di sana.

5. Batik Cina/Pecinan

Batik Cina merupakan akulturasi budaya antara perantau dari Cina dengan budaya lokal Indonesia. Ciri khas batik ini warnanya variatif dan cerah, dalam satu kain menampilkan banyak warna. Motifnya banyak mengandung unsur budaya Cina seperti motif burung hong (merak) dan naga. Pola batiknya lebih rumit dan halus.

6. Batik Jawa Hokokai
Pada masa penjajahan Jepang di pesisir Utara Jawa lahir ragam batik tulis yang disebut batik Hokokai. Motif dominan adalah bunga seperti bunga sakura dan krisan. Hampir semua batik Jawa Hokokai memakai latar belakang (isen-isen) yang sangat detail seperti motif parang dan kawung di bagian tengah dan tepiannya masih diisi lagi, misalnya motif bunga padi.

7. dan lain-lain

Nama Suku-Suku Di Indonesia

suku indonesia

Negara Indonesia ialah negara yang berasal dari berbagai suku bangsa, termasuk Jawa, Sunda, Aceh, Madura, Batak, Minangkabau, Bali, dan Bugis.

Kalau dilihat dari populasi, Suku Jawa adalah suku yang paling besar di Indonesia, Suku Sunda adalah suku terbesar kedua, Suku terbesar ketiga adalah suku Madura, Suku bangsa terbesar keempat adalah suku Minangkabau mereka merupakan dari propinsi Sumatera Barat.

Berikut adalah suku bangsa yang ada di Indonesia.

1. Abai – Kalimantan Timur
2. Abung – Sumatra
3. Aceh – DI Aceh
4. Adang – Kalimantan
5. Adonara – NTB/NTT
6. Akit – Sumatra
7. Alas – DI Aceh
8. Alifuru – Maluku
9. Alor Solor – NTB/NTT
10. Ambon – Maluku
11. Ampana – Sulawesi
12. Anak Dalam – Riau
13. Anabas – Sumatra
14. Aneuk Jame – Sumatra
15. Anggi – Papua
16. Angkola – Sumatra
17. Aput – Kalimantan
18. Arab – DKI Jakarta
19. Arguni – Papua
20. Aru – Maluku
21. Asmat – Papua
22. Atoni – NTB/NTT
23. Awiu – Papua
24. Ayou – Kalimantan
25. Bacan – Maluku
26. Bada – Sulawesi
27. Badar – Maluku
28. Bahau – Kalimantan
29. Bajau – Jambi
30. Bajo – Sulawesi
31. Baku – Sulawesi
32. Balantak – Sulawesi
33. Balatan – Sulawesi Tengah
34. Bali – Bali
35. Bali Aga – NTB/NTT
36. Banda – Maluku
37. Banggai – Sulawesi Tengah
38. Bangka – Sumatra
39. Banjar – Kalimantan Selatan
40. Banjar Hulu – Kalimantan Selatan
41. Banjar Kuala – Kalimantan Selatan
42. Banten – Jawa Barat
43. Bantenan – Sulawesi
44. Bantik – Sulawesi Utara
45. Banyak – Sumatra
46. Basap – Kalimantan
47. Batak – Sumatra
48. Batang Lupar – Kalimantan
49. Batanta – Papua
50. Batin – Jambi
51. Batu – Sumatra
52. Batu Blah – Kalimantan
53. Bawean – Jawa
54. Bela – Sumatra
55. Belang – Sulawesi
56. Belu – NTB/NTT
57. Bengkulu – Bengkulu
58. Benua – Sumatra
59. Berusu – Kalimantan Timur
60. Besoa – Sulawesi
61. Betawi – DKI Jakarta/Jawa Barat
62. Biaju – Kalimantan
63. Biak – Papua
64. Biasaya – Kalimantan
65. Biliton – Sumatra
66. Bima – NTB
67. Bituni – Papua
68. Bobongko – Sulawesi
69. Bodha – NTB/NTT
70. Boh – Kalimantan
71. Bolaang Mongondow – Sulawesi Selatan
72. Bonfia – Maluku
73. Bonai – Riau
74. Bugis – Sulawesi Selatan
75. Bukar, Dayak – Kalimantan
76. Bukar, Punan – Kalimantan
77. Bukit – Kalimantan
78. Bukitan – Kalimantan
79. Bukupai – Kalimantan Barat
80. Buli – Maluku
81. Bulungan – KalimantanTimur
82. Bungku – Sulawesi
83. Buol – Sulawesi
84. Buru -Maluku
85. Busang – Kalimantan
86. Buton – Sulawesi Tenggara
87. Buyu – Sulawesi
88. Caniago – Sumatra Barat
89. Cina – Jawa / Kalimantan / DKI Jakarta / Sumatra
90. Damar – Maluku/NTB/NTT
91. Dani – Papua
92. Darat – Sumatra
93. Dawan – NTT
94. Dayak – Kalimantan Barat / Kalimantan Tengah
95. Demta – Papua
96. Desa – Kalimantan
97. Dodongko – NTB/NTT
98. Dompo – NTB/NTT
99. Dusun – Kalimantan Barat
100. Ende – NTB/NTT
101. Enggano – Bengkulu
102. Flores – NTT
103. Furuaru – Maluku
104. Galela – Maluku
105. Gene – Maluku
106. Gayo – DI Aceh
107. Genyem – Papua
108. Gimpu – Sulawesi
109. Goram – Maluku
110. Gorontalo – Sulawesi Utara
111. Guai – Papua
112. Guci – Sumatra Barat
113. Halmahera -Maluku
114. Hattam – Papua
115. Helong – NTT
116. Hutan – Riau
117. Iban – Kalimantan
118. Iha – Papua
119. Jakui – Papua
120. Jambak – Sumatra Barat
121. Jambi – Jambi
122. Jawa – DI Yogyakarta /Jawa Timur/Jawa Teangah/Bali/Sumatra
123. Juru – Sumatra
124. Kabaena – Sulawesi
125. Kadayan – Kalimantan
126. Kahayan – Kalimantan
127. Kadipan – Sulawesi
128. Kaili – Sulawesi Tengah
129. Kalabit – Kalimantan
130. Kangean – JawaTengah
131. Kanowit – Kalimantan
132. Kapauku – Papua
133. Karimun – JawaTengah
134. Karo – Sumatra Utara
135. Katingan – Kalimantan
136. Kayan – Kalimantan Timur
137. Kayoa – Maluku
138. Kei – Maluku
139. Kelai – Kalimantan
140. Kenya – Kalimantan Timur
141. Kerinci – Jambi
142. Kiman – Papua
143. Kinadu – Sulawesi
144. Kinjing – Kalimantan
145. Kisan – Sumatra Selatan
146. Kisar – Sumatra Selatan
147. Klamantan – Kalimantan
148. Kluet – DI Aceh
149. Kodombuku – Sulawesi
150. Komering – Sumatra Selatan
151. KotaWaringin – Kalimantan
152. Koto – Sumetra Barat
153. Kubu -Jambi /Sumatra Selatan
154. Kulawi – Sulawesi Tengah
155. Kulisusu – Sulawesi Tenggara
156. Kupang – NTB/NTT
157. Lage – Sulawesi
158. Lajolo – Sulawesi
159. Laki – Sulawesi Tenggara
160. Lalaeo – Sulawesi
161. Lambatu – Sulawesi
162. Lampu – Sulawesi
163. Lampung – Lampung
164. Land Dayak – Kalimantan
165. Larantuka
166. Laras Fordata – Maluku
167. Laut – Riau
168. Lawangan – Kalimantan Barat
169. Lebong – Bengkulu
170. Leboni – Sulawesi
171. Lematang – Sumatra Selatan
172. Leti – NTB/NTT/Maluku
173. Lindu – Sulawesi
174. Lingga – Sumatra
175. Lio – NTB/NTT
176. Lisum – Kalimantan
177. Loda – Maluku
178. Loinang – Sulawesi
179. Lom – Sumatra
180. Lombleng – NTB/NTT
181. Lombok – NTB
182. Long Giat – Kalimantan
183. Long Kiput – Kalimantan
184. Long Wai – Kalimantan
185. Lundu – Kalimantan
186. Lugat – Kalimantan
187. Lubu – Sumatra
188. Maayan – Kalimantan Barat
189. Maba – Maluku
190. Madura – Jawa Timur/Bali
191. Mairasi – Papua
192. Makasar – Sulawesi Selatan
193. Makian – Maluku
194. Mamak – Sumatra
195. Mamasa – Sulawesi
196. Memberamo – Papua
197. Membaro – NTB/NTT
198. Mamuju – Sulawesi
199. Manado – Sulawesi Utara
200. Mandailing – Sumatra Utara
201. Mandar – Sulawesi Selatan
202. Manggarai – NTB/NTT
203. Mangki – Sulawesi
204. Manikion – Papua
205. Manyukei – Kalimantan
206. Mapia – Papua
207. Mapute – Sulawesi
208. Marea – NTB/NTT
209. Marindanim – Papua
210. Maronene – Sulawesi
211. Masenrempulu – Sulawesi
212. Matano – Sulawesi
213. Mbaluh – Kalimantan
214. Medan – Sumatra
215. Meibrat – Papua
216. Melanau – Kalimantan
217. Melayu – Kalimantan/Sumatra Utara/Riau/Jambi/Bengkulu/Lampung
218. Mengkongga – Sulawesi
219. Mimika – Papua
220. Minahasa – Sulawesi Utara
221. Minangkabau – Sumatra Barat
222. Misol – Papua
223. Moa – Maluku
224. Moni – Papua
225. Morotai – Maluku
226. Mualang – Kalimantan
227. Muna – Sulawesi Tenggara
228. Murik – Kalimantan
229. Murung – Kalimantan
230. Murut – Kalimantan Tengah
231. Musihulu – sumatra
232. Muyu – Papua
233. Mori – Sulawesi Tengah
234. Moronene – Sulawesi Tengah
235. Bage Keo – NTB/NTT
236. Nafuna – Sumatra
237. Ngada – NTB/NTT
238. Ngayu – Kalimantan Barat
239. Nias – Sumatra Utara
240. NilaTeun Serui – Maluku
241. Numfor – Papua
242. Obi – Maluku
243. Orang Depok – DKI Jakarta
244. Orang Laut – Sumatra
245. Orang Tugu – DKI Jakarta
246. Osing – Jawa Timur
247. Ot Danum Ngayu – Kalimantan Barat
248. Ot Danum Punan – Kalimantan Tengah
249. Pakambia – Sulawesi
250. Pakawa – Sulawesi
251. Pakpak – Sumatra
252. Palembang – Sumatra Selatan
253. Palu – Sulawesi Tengah
254. Pamona – Sulawesi Tengah
255. Pantai Timur – Papua
256. Pantar – NTB/NTT
257. Panyalai – Sumatra Barat
258. Parigi – Sulawesi
259. Patai – Kalimantan
260. Patani – Maluku
261. Patasiwa Putih – Maluku
262. Patasiwa Hitam – Maluku
263. Pebato – Sulawesi
264. Penghulu – Jambi
265. Penyabong – Kalimantan
266. Piliang – Sumatra Barat
267. Pipikoro – Sulawesi
268. Pisang – Sumatra Barat
269. Pitu Ulama – Sulawesi
270. Prihing – Kalimantan
271. Ponosokan – Sulawesi
272. Pontianak – Kalimantan
273. Poso – Sulawesi
274. Pulo – Sumatra
275. Punan – kalimantan Tengah /Kalimantan Barat
276. Pu’u Mboto – Sulawesi
277. Rampi – Sulawesi
278. Ranau – Sumatra Selatan
279. Rato – Sulawesi
280. Rawas – Sumatra Selatan/Lampung
281. Rejang – Bengkulu/Sumatra Selatan
282. Riau – Sumatra
283. Riung – NTB/NTT
284. Roma Dama – Maluku
285. Rongkong – Sulawesi
286. Rote – Nusa Tenggara Timur
287. Ruma – NTB/NTT
288. Saban – Kalimantan
289. Sabu – Nusa Tenggara Timur
290. Sadang – Sulawesi
291. Sadong Dayak – Kalimantan
292. Sakai – Riau
293. Salawati – Papua
294. Saluan – Sulawesi
295. Salu Maogge – Sulawesi
296. Samarinda – Kalimantan
297. Samin – Jawa Tengah
298. Sangau – NTB/NTT
299. Sangir – Sulawesi Utara
300. Sapudi – Jawa
301. Saputan – Kalimantan
302. Sami – Papua
303. Saruyan – Kalimantan
304. Sasak – NusaTenggara Barat
305. Schouten – Papua
306. Sebop – Kalimantan
307. Segal – Kalimantan
308. Sekadau – kalimantan
309. Sekah – Sumatra
310. Seko – Sulawesi
311. Selaru – Maluku
312. Selayar – Sulawesi
313. Samendo – Lampung
314. Senggi – Papua
315. Sentani – Papua
316. Seram – Maluku
317. Sermana – Maluku
318. Serua – Maluku
319. Serut – Papua
320. Seti – Maluku
321. Seumeulu – Sumatra
322. Siang – Kalimantan
323. Sichole – Sumatra
324. Sidin – Kalimantan
325. Sigi – Sulawesi
326. Sikka – NTB/NTT
327. Sikumbang – Sumatra Barat
328. Simalungun – Sumatra Utara
329. Simalur – Sumatra
330. Simelu – DI Aceh
331. Singkil – DI Aceh
332. Siong – Kalimantan
333. Sokah – Bengkulu
334. Solor – NTB/NTT
335. Sula – Maluku
336. Sumba – NusaTenggara Timur
337. Sumbawa – Nusa Tenggara Barat
338. Sunda – Jawa Timur
339. Tabuyan – Kalimantan
340. Tagal – Kalimantan
341. Talaud – Sulawesi
342. Tali Abu – Maluku
343. Talang – Riau
344. Tampus – Jawa
345. Tanibar – Maluku
346. Taman – Kalimantan
347. Tabe’e – Sulawesi
348. Tambelan – Sumatra
349. Tambak – Sumatra Barat
350. Tamiang – Di Aceh
351. Tangalan – Kalimantan
352. Tanjung – Sumatra Barat
353. Tapung – Sumatra
354. Tamonan – Kalimantan
355. Tarakan – Kalimantan
356. Tawaelia – Sulawesi
357. Teluk Jayapura – Papua
358. Tengger – Jawa Timur
359. Ternate -Maluku
360. Teun – Maluku
361. Tidung – Kalimantan Timur
362. Timur – Sumatra
363. Toala – Sulawesi
364. Toba – Sumatra Utara
365. To Balantik – Sulawesi
366. To Belo – Maluku
367. To Ganti – Sulawesi
368. To Gian – Sulawesi
369. Togitil – Maluku
370. Tojo – Sulawesi
371. To Laiwa – Sulawesi
372. To Landawe – Sulawesi
373. Toli – Toli – Sulawesi
374. To Loinang – Sulawesi
375. Tolour – Sulawesi
376. Tombolu – Sulawesi
377. To Mini – Sulawesi
378. To Mori – Sulawesi
379. Tompakawe – Sulawesi
380. Tondano – Sulawesi
381. Tonsawang – Sulawesi
382. Tonsea – Sulawesi
383. Tonsina – Sulawesi
384. Toraja – Sulawesi Selatan
385. Totemboan – Sulawesi
386. Treng – Kalimantan
387. Tring – Kalimantan
388. Uhundun – Papua
389. Ukit – Kalimantan

Inilah Negara Kaya yang Masih Tidur

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. Tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. Negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah. Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. Tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya. Dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. Warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. Tapi sayangnya mereka tidak sadar “berdiri di atas berlian” langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang merajalela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu. Baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

freeport_indonesia

tambang_emas_freeport

Pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya, lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. Bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.

gas alam natuna


peta natuna

Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina?.

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.

hutan tropis indonesia

Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi. Sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. Tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat, karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi dan sekarang mereka sedikit demi sedikit telah menghancurkannya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf, sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.?

 lautan_indonesia


lautan indonesia

ikan indonesia


Saking kayanya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 di dunia.

penduduk indonesia


Dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.

sawah indonesia

Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.

kawah indonesia


negeri indonesia

borobudur indonesia

danau indonesia

pemandangan indonesia

prambanan indonesia

suku indonesia

Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi??

anak jalanan

dialah INDONESIA!

untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan Indonesia saat ini silahkan disimak.

Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia. Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, “Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?” “Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, “Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang”.Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “Lalu daerah apakah itu Tuhan?” “O, itu,” kata Tuhan, “itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? “Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, “Wait, until you see the idiots I put in the government.” (tunggu sampai Saya menaruh ‘idiot2? di pemerintahannya)

?Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.

veteran indonesia

“Indonesia tanah air beta disana tempat lahir beta, dibuai dibesarkan bunda, tempat berlindung di hari Tua…hingga nanti menutup mata”

merah putih indonesia

dirgahayu kemerdekaan ri

HIDUPLAH INDONESIA RAYA!!

Featured Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...